PT. Perwira Medika Indonesia adalah perusahaan yang mendistribusikan alat kesehatan dan perlengkapan rumah sakit. Kami mendapat kepercayaan sebagai distributor untuk alat Xray merek Allengers dari India, dan mendistribusikan berbagai merek lainnya. Adapun kami menjual berbagai kebutuhan alat kesehatan antara lain: Xray machine, C-arm, Cath Lab, Flouroscopy, Mammography, USG, Accesoris radiologi, dan lain sebagainya.
Laman
Cath Lab
C-Arm
Stasionary Fix Unit 400mA - 500mA
Mobile Xray Non Digital
ALAT UKUR RADIASI
- Penjualan TLD / TLD Lensa Mata / Pocket Dosimetri / Surveymeter Baru
- Penambahan TLD personil / penggantian nama user yang resign / mengundurkan diri
- Jasa Evaluasi TLD / TLD Lensa Mata rutin 3 Bulanan
- Jasa Kalibrasi Pocket Dosimetri
- Jasa Kalibrasi Surveymeter
- Jasa Kalibrasi Elektrometer
- Jasa Uji Keluran Output Linac Elektron 6 - 22 meV
- Jasa Uji Keluaran Output Linac Foton 6 - 10 MV
- Salah satu alat ukur proteksi radiasi yg berfungsi untuk mengukur tingkat radiasi disuatu lokasi secara langsung.
- Surveymeter tdd 2 bagian yaitu detektor dan peralatan penunjang.
- Sebelum digunakan harus dikalibrasi dahulu sesuai dengan kebutuhan.
- Kalibrasi hanya sekali dalam setahun, dan bersertifikat Kalibrasi BATAN.
- Mengukur dosis radiasi secara akumulasi -> dosis radiasi tersebut dijumlahkan dengan dosis yang telah mengenai sebelumnya.
- Terdapat 3 macam yang sering digunakan yaitu -> dosimeter saku, film badge dan dosimeter termolumensensi (TLD).
- Dosimeter ini adalah generasi terbaru, jika sebelumnya kita kenal dengan pocket dosimeteri dengan isian gas, sekarang terchnologi tersebut sudah di gantikan dengan sistem digital.
- Dengan pemakaian yang sangat sederhana di lengkapi fitur angka menunjukan dosis
- Sistem baterai membuat lebih efisien.
- Menggunakan film photografi yg merupakan emulsi butiran perak bromida (AgBr) yg berfungsi sbg detektor krn apabila terkena radiasi ion Ag+ akan berubah mjd Ag dan disebut bayangan latent.
- Dpt menyimpan dan meredam dosis radiasi yg mengenainya secara akumulasi selama film blm diproses.
- Pemrosesan film dg menggunakan larutan kimia yg akan memunculkan bayangan hitam pd film tsb.
- Tingkat kehitaman bayangan film sebanding dgn intensitas radiasi yg mengenainya. Semakin banyak radiasi yg mengenainya tingkat kehitaman film semakin pekat.
- Holder film selain sebagai tempat film, berfungsi jg sbg filter utk membedakan jenis danenergi radiasi yg mengenainya.

- TLD digunakan utk merekam dosis akumulasi yang mengenainya,TLD menggunakan detektor berbentuk kristal anorganik termolumenisensi.
- Pemprosesan dilakukan dengan memanaskan kristal TLD sampai suhu tertentu kemudian dideteksi percikan cahaya yang dipancarkan untuk mengetahui dosisnya -> TLD reader.
- Keunggulan TLD dibandingkan dengan film badge adalah tingkat ketelitiannya dan dapat digunakan berulang kali.
TLD Mata, bagian depan adalah tampilan vinyl putih dan bagian belakang (menempel dahi) berupa chip TLD mata. TLD lensa mata merk Harshaw jenis TLD-700 Chipstrate yang di letakkan dalam kantong vinyl.
CR / COMPUTED RADIOGRAPHY
- Angka pengulangan yang lebih rendah karena kesalahan-kesalahan faktor teknis.
- Resolusi kontras yang lebih tinggi dan latitude eksposi yang lebih luas dibandingkan emulsi film radiografi.
- Tidak memerlukan kamar gelap atau biaya untuk film ( jika gambar tidak ditampilkan dalam hard copy).
- Kualitas gambar dapat ditingkatkan.
- Penyimpanan gambar lebih mudah baik dengan hard copy maupun penyimpanan elektronik. ( Papp, 2006).
- Biaya yang cukup tinggi untuk IP, unit CR reader, hardware dan software untuk workstation.
- Resolusi spatial rendah.
- Pasien potensial untuk menerima radiasi yang overexposed. Computed Radiography (CR) dapat mengkompensasi overeksposure, sehingga radiografer terkadang member eksposi yang berlebih pada pasien.
- Adanya artefak pada gambar akibat proses penghapusan IP yang kurang baik. ( Papp, 2006)
Jasa Pemasangan Pb Ruang Radiologi
Adapun ukuran ketebalan Timbal yang kami jual :
1. Ketebalan Timbal 1 mm, dengan berat 1 m persegi = 12,5 kg
2. Ketebalan Timbal 2 mm, dengan berat 1 m persegi = 25 kg
TLD / Alat Monitoring Dosis Radiasi Perorangan Pekerja Radiasi
TLD (thermo-luminescence dosemeter)
Nilai Batas Dosis untuk Pekerja Radiasi telah diatur pada perka BAPETEN Nomor 4 Tahun 2013 mengenai Proteksi dan Keselamatan Radiasi dalam Pemanfaatan Tenaga Nuklir pasal 15, yaitu :
- Dosis Efektif rata-rata sebesar 20 mSv (duapuluh milisievert) per tahun dalam periode 5 (lima) tahun, sehingga Dosis yang terakumulasi dalam 5 (lima) tahun tidak boleh melebihi 100 mSv (seratus milisievert);
- Dosis Efektif sebesar 50 mSv (limapuluh milisievert) dalam 1 (satu) tahun tertentu;
- Dosis Ekivalen untuk lensa mata rata-rata sebesar 20 mSv (duapuluh milisievert) per tahun dalam periode 5 (lima) tahun dan 50 mSv (limapuluh milisievert) dalam 1 (satu) tahun tertentu;
- Dosis Ekivalen untuk kulit sebesar 500 mSv (limaratus milisievert) per tahun; dan
Dosis Ekivalen untuk tangan atau kaki sebesar 500 mSv (limaratus milisievert) per tahun.
Evaluasi TLD
Selain menyediakan unit TLD kami juga bisa melayani Evaluasi TLD. Evaluasi
ini penting untuk memastikan pekerja berada dalam batas dosis aman yang
ditetapkan oleh peraturan. Evaluasi TLD memberikan informasi tentang dosis
radiasi yang diterima pekerja selama periode waktu tertentu, memungkinkan
pemantauan paparan radiasi. Dalam pemakaian TLD tersebut harus dilakukan
evaluasi rutin 3 bulanan / per periode setelah periode pemakaian berakhir.







































